Mengapa Aku Masih Tetap Sendiri Padahal Aku Sudah Cantik dan Berkualitas?

Ada seorang pria menarik yang baru-baru ini mengusik perhatian Anda dan Anda pun berencana untuk PDKT dengannya. Tapi, jangankan kencan; untuk menyapa atau chatting ke dia saja Anda sungkan bukan main. Anda pusing delapan keliling, bingung harus bagaimana. Padahal kalian sudah bertukar nomor, atau cuma sekadar bertukar kartu nama saat menghadiri makan malam mewakili perusahaan.

Karena bingung tidak tahu mau bagaimana, akhirnya yang Anda lakukan cuma menunggu keajaiban; berharap suatu saat dia akan membaca nama Anda di tumpukan kartu namanya. Anda membatin “Kalau sudah jodoh nggak akan ke mana kok.”

Baca juga:
Bukannya Dapat Pasangan, Sikap Jaim Malah Menjauhkanmu Dari Pria, Ladies!

Tahu-tahu sepulang kantor, Anda melihat pria tersebut lagi duduk sendirian di kafe favorit Anda. Wajah Anda yang tadinya kusut langsung cerah. Lagi-lagi Anda membatin: “Wah, cowok inceranku. Kok bisa kebetulan gini ya. See, kita memang jodoh! Tapi, dia lagi nunggu siapa ya?”

Karena penasaran, Anda berinisiatif untuk mengamatinya dari jauh. Iya, MENGAMATINYA DARI JAUH. Anda pun mencari kursi kosong dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Lalu seorang wanita menghampirinya. Anda langsung siaga satu. “Siapa itu? Wait!”

“Duh, sorry banget aku telat. Parkirku terlalu jauh. Jadi kudu jalan kaki.”

“Santai. Aku juga belum lama disini. Nggak rugi juga aku nunggu kamu.”

“Ternyata kamu lebih cakep daripada di foto ya. Aku nggak salah pilih teman kencan.”

“Thanks. Aku suka dengan cewek sepintar dan seatraktif kamu. Anyway, mau order apa kita?”

Geledek meledak nyaring di kepala Anda. Dia sedang kencan sama wanita! Bagaimana bisa?

Lutut Anda lemas, patah hati, dan merana. “Harusnya aku yang duduk di situ tadi, bukan wanita itu!”

Anda mulai menyalahkan dia. Mengapa dia tidak menghubungi Anda? Mengapa dia tidak mulai duluan? Mengapa dia harus berkencan dengan wanita itu? Lalu Anda pun berpikir negatif tentang diri Anda. Apa aku kurang menarik untuk didekati? Apa aku kurang cantik? Apa aku tidak berkualitas? Mengapa tidak ada yang melihat kebaikanku? Benar kata orang-orang. Semua laki-laki sama saja.

Baca juga:
Pria Memang Makhluk Egois, Gunakan Jurus Engaging Untuk Memikatnya!

Ladies, stop berpikir terlalu jauh. Saya mengerti bagaimana perasaan Anda. Mengesalkan memang, tapi mari kita bedah pikiran Anda. Benarkah ini murni kesalahan pria?

BUKAN. Ini MURNI kesalahan Anda.

“Lho, kenapa aku yang disalahkan? Salah dia dong yang nggak mau mulai duluan.”

Kalau memang Anda benar-benar menyukainya, mengapa tidak Anda saja yang BERINISIATIF mulai duluan? Mengapa Anda harus menyalahkan dia?

“Lah, gengsi dong.”

“Ih, masa cewek mulai duluan?”

“Aku takut dicuekin.”

“Aku kan nggak tau apa dia punya pacar atau belum?”

“Aku nggak tahu mesti ngomong apa buat kenalan.”

Ya sudah. Saya ucapkan selamat menjomlo seumur hidup!

Kalau Anda benar-benar ingin berkencan dengan pria, coba reset ulang otak Anda dari segala ketakutan yang tadi sudah Anda sebutkan. Tiup jauh-jauh semua asumsi dan pikiran-pikiran negatif tersebut. Jadilah open minded, lalu segera beraksi. Ini sudah 2019, kisah cinta Anda harus lebih baik dari tahun kemarin.

“Aku harus apa? Hubungi dia duluan? Memangnya gak ada cara lain?”

Hmm, belum mulai pendekatan saja sudah ribet begini, bagaimana Anda bisa punya pasangan?

Hanya ini cara termudah untuk segera punya pacar, Ladies. Anda tidak ingin menyesal karena pria yang Anda suka disamber wanita lain lagi kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *